Hal terpenting yang harus dilakukan dalam persiapan marathon

HALLAH Tribe! Kisah maraton modern bermula dari legenda lari Pheideppides. Dia bekerja sebagai seorang pembawa pesan profesional yang hidup pada 490 SM. Tugas terakhirnya adalah menyampaikan kabar kemenangan Yunani dari dataran Marathon ke Athena. Setelah berlari sejauh 25 mil dan menyampaikan berita gembira, ia kemudian meninggal secara tragis. Pheidippides telah mati, tetapi kisah klasiknya tetap hidup.

Pada tahun 1896 lomba lari jarak jauh di Olimpiade dinamai ‘Marathon’, yang idenya diambil dari cerita Pheidippides. Sejak saat itu, popularitas maraton meningkat. Hingga pada 2018, sebanyak 1.298.725 pelari bersukacita setelah menyelesaikan maraton.

Lari maraton dimulai dari pekerjaan profesional, kemudian berkembang menjadi sebuah olahraga, dan akhirnya menjelma sebagai budaya yang euforianya dapat dinikmati oleh hampir semua orang. Jika kamu memutuskan untuk mencoba olahraga awet muda ini, kami akan mendukung dan membantu dengan beberapa tips.

Mari kita mulai perjalanan maratonmu sendiri!

Mencatatkan Jarak

Langsung saja ya. Berlari sejauh 42,2 kilometer  tanpa henti terdengar gila! Siapa sih yang mau menyiksa diri sendiri dengan berlari jarak jauh? Padahal, mereka kan bisa saja memilih meringkuk di tempat tidur atau menonton film pada saat yang sama.

Setiap orang punya jawaban berbeda. Mulai dari ‘aku ingin lari karena teman-teman juga melakukannya’, ‘aku ingin lari maraton untuk menikmati suasananya’, ‘aku ingin berlari untuk amal, dan meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama’, hingga yang paling yang sederhana ‘aku ingin lari, karena aku bisa’. Kamu juga harus punya alasan personal sebelum ikut event maraton.

Setelah kamu dapat menentukan arti lari maraton bagi diri sendiri, kita bisa beralih ke bagian selanjutnya yang lebih mudah: latihan. Kami menyarankan untuk menjadikan persiapan maraton ini sebagai sebuah perjalanan yang menyenangkan. Berlari itu seperti berpesta yang akan semakin meriah bila dilakukan bareng teman-teman, baik di kehidupan nyata maupun dunia digital. Kamu bisa bergabung dengan para pecinta olahraga lari atau mencari teman virtual di aplikasi populer yang memantau setiap kemajuan bersama-sama. Motivasi pribadi dan semangat dari komunitas bisa membantu kamu mengatasi hari-hari yang melelahkan.

Kami merekomendasikan untuk kamu mulai berlari untuk mencapai target jarak 5 kilometer, kemudian 10 kilometer, lalu half marathon 21.1 kilometer, hingga akhirnya percaya diri untuk berlari hingga jarak full marathon 42.2 kilometer. Ikuti perjalanannya dan bergeraklah ke arah yang benar setiap hari. Soal berapa lama waktu persiapan hingga mencapai target, semua tergantung pada tingkat kebugaran kamu saat ini.

Diet untuk Maraton

Tahun 2019, sejarah dunia mencatat nama seorang warga negara Inggris bernama Nick Butter menyelesaikan 196 maraton di 196 negara. Ia memulai tantangan tersebut di Kanada pada Januari 2018 dan mengakhirinya di Yunani pada November 2019. Dia melakukannya untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker prostat. Ya, kamu tidak salah baca. Nick Butter berlari maraton di setiap negara di dunia dalam waktu kurang dari 2 tahun!

Oke, fakta tentang Nick Butter ini bagus sekali. Tapi, apa hubungannya dengan diet untuk maraton?

Berlari maraton tidak membutuhkan diet khusus. Kamu bisa mengikuti berbagai diet sehat seimbang untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti event lari ini. Coba saja lihat event maraton yang diselenggarakan di New York pada 2017 yang diikuti oleh perwakilan dari 139 negara yang berasal dari budaya yang berbeda. Itu artinya tidak ada satu diet ideal yang cocok untuk semua orang dalam hal persiapan maraton.

Tapi, kami punya saran pilihan makanan yang bisa membantu kamu selama pelatihan. Kita bisa ambil contoh pisang yang cocok buat camilan sebelum dan sesudah latihan. Selain itu, ada juga ubi yang mengandung banyak karbohidrat, vitamin A, vitamin C, serta kalium, mangan dan tembaga yang sangat penting dalam fungsi otot yang sehat. Dan, jangan lupakan walnut, sumber protein nabati yang kaya serat, vitamin B dan anti-oksidan, seperti Vitamin E, asam lemak Omega-3 dan nutrisi anti-inflamasi untuk kesehatan tulang.

Oh ya, bagian penting dari persiapan maraton lainnya adalah pemenuhan kebutuhan cairan tubuh. Kamu harus selalu minum banyak air untuk memastikan diri tetap terhidrasi. Air kelapa adalah sumber terbaik untuk mengisi kembali elektrolit yang hilang.

Perlengkapan untuk Maraton

Lari jarak jauh tidak membutuhkan peralatan mahal seperti olahraga lain, tetapi kamu perlu memerhatikan perlengkapan khusus yang bisa membuat tubuh nyaman saat berlari. Jika kamu mengabaikan syarat-syarat pakaian olahraga yang tepat, maka dapat mengakibatkan gesekan yang tidak diinginak hingga puting berdarah!

Jangan khawatir! Kami di sini untuk memberikan beberapa saran untuk membuat perjalanan maraton kamu tidak seburuk itu. Puting berdarah memang cukup sering terjadi di kalangan pelari pria. Penyebabnya antara lain karena cuaca yang sangat panas, basah atau dingin. Namun, hal ini dapat dicegah dengan beberapa teknik dasar seperti mengoleskan petroleum jelly ke area puting sebelum berlari.

Sebagian ahli dan pelatih lari sepakat bahwa cara terbaik adalah membuang pakaian yang terbuat dari 100 persen katun. Mereka menyarankan kain yang cocok untuk berlari adalah poliester. Tapi, berdasarkan penelitian baru-baru ini, kaus poliester mengeluarkan bau yang tidak enak dibandingkan dengan kain alami.

Sementara itu, organisasi lingkungan Greenpeace mengeluarkan laporan hasil penelitian yang menyoroti risiko kesehatan dari berbagai bahan kimia dalam pakaian olahraga. Pewarna, pelarut, dan bahan kimia polyfluorinated yang membuat pakaian sintetis ini tahan air, minyak, dan satin dapat menyebabkan kondisi yang sama seriusnya dengan kanker prostat. Jadi, kita harus bagaimana?

Solusinya semudah memilih serat semi-sintetis atau kain alami yang ramah kulit. Contohnya saja kain bambu yang alami dan memiliki sifat ringan, tahan kelembaban, serta melindungi kulit dari sinar ultraviolet yang berbahaya selama berjalan di luar ruangan. Pakaian olahraga dari bambu ini semakin populer di kalangan pelari dan atlet cabang olahraga lainnya. Kamu juga bisa mendapatkan pakaian bambu yang sempurna untuk persiapan dan event maraton berikutnya di Hallah. Kalau sudah menemukan pakaian yang pas, jangan lupa siapkan sepatu lari yang dapat mendukung pergelangan kaki agar kamu terhindar dari cedera dan luka yang tidak diinginkan.

“Dari semua jenis balapan, tidak ada panggung yang lebih baik untuk (aksi) kepahlawanan selain maraton.” ~ George Sheehan, atlet dan penulis

Setelah kamu sudah melakukan segala persiapan maraton, sekarang pakailah sepatu dan berlari. Bebaskan diri kamu dari batasan. Jangan percaya omongan orang yang bilang kalau kamu terlalu tua, terlalu lambat, dan tidak cocok ikut maraton. Tidak ada kata terlambat! Asal kamu tahu, Jonathon Mendes yang berumur 96 tahun dan Gladys Burrill yang berusia 92 tahun adalah pria dan wanita tertua menyelesaikan full marathon 42,2 kilometer.

Hari ini, lari maraton adalah sebuah acara besar. Kamu berlari dengan ratusan bahkan ribuan orang yang memperjuangkan semangat kemanusiaan. Gairah, kemenangan, dan persatuan hanya bisa kamu rasakan setelah menjalani maraton dan melewati garis finish. Mungkin, kematian Pheidippides tidak sia-sia. Pesan yang ia bawa dalam hati sepanjang waktu berlari adalah untuk persatuan manusia yang bermanifestasi dalam peristiwa maraton modern di seluruh dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

World Wide Shipping for International Orders
+
×